welcome

Hai hai hai ...
Blog ini adalah blog yang berisi hal-hal seputar pendidikan, kebahasaan, kesusastraan, percintaan dan umum...

Selamat datang di blog saya ...
Selamat membaca tulisan-tulisan saya ...
Semoga menggugah selera ...
Selera Anda adalah inspirasi saya ...


Oh ya jangan lupa silahkan juga kunjungi ...
*my twitter on https://twitter.com/misy_2014
*my email http://profile.yahoo.com/AKCYPOGQN3Q6NZG52KVHGINC6E/
*my linked in : https://id.linkedin.com/pub/anita-misriyah-missy/a4/9b5/31a
*my ask.fm http://ask.fm/mis_missy
*my instagram : anita_misriyah
*my line : Missy


Thank you all ...

Senin, 11 Juni 2012

Factor Penyebab Penyimpangan Social


Factor penyebab penyimpangan social berupa factor internal dan eksternal

Factor internal berupa
·         keadaan keluarga yang berantakan (broken home)
      factor utama yang menyebabkan penyimpangan social berupa keadaan keluargayang berantakan. Seperti orang tua yang sering bertengkar bahkan bercerai yang menyebabkan ketidakharmonisan keluarga. Hal itu, menyebabkan anak frustasi dan cendurung melakukan sesuatu sesuai keinginannya tanpa berfikir dampaknya. Mereka cenderung meninggalkan rumah, lebih memilih bersenang-senang dengan teman. Pada tahap tertentu, mereka akan lebih senang tinggal di rumah temannya daripada di rumahnya sendiri. Bila dibiarkan anak bisa melakukanhubungan seks diluar penikahan. Melakukuan hal tersebut juga salah satu penyebab penyebab penyakit Aids.
·         merasa tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tua
perasaan kecewa anak saat tidak mendapatkan kasih sayang orang tua sangat berpengaruh pada perkembangan anak remaja. Apabila orang tua tidak memperhatikan perkembangan dan pergaulan anaknya akan berdampak negative. Anak remaja cenderung memiliki emosi yang labil, bila mereka tidak mendapatkan keharmonisan dalam keluarga mereka akan senang menghabiskan waktunya dengan temannya. Jika teman yang biasa di ajak bergaul tidak baik, maka dia akan meniru dan rejerumuds pada tindakan negative yang dilakukan temannya.
·         runtuhnya keimanan
bila anak tidak ditanamkan pendidikan agama, mereka tidak akan mengerti mana yang diperbolehkan agama mana yang tidak. Mereka akan berbuat seenaknya tanpa mengerti bahwa Tuhan itu ada. Runtuhnya keimanan menyababkan mereka tidak takut akan dosa dan lebih dekat dengan syaitan.

Factor  eksternal berupa
·         bergaul dengan orang yang tidak tepat
kita  hendaknya memilih teman yang tepat, tapi jangan sampai membeda-bedakan teman. Bergaul dengan teman yang tepat akan membawa pengaruh yang baik. Sebaliknya jika kita bergaul dengan orang yang tidak sesuai, kita akan terpengaruh dengan apa yang dilakukukannya dan biasanya tindakan berupa hal negative seperti minum-minuman keras, bahkan mengonsumsi narkoba, melakukan hubungan seks. Penggunaan suntikan yang tidak steril trutama suntikan obat terlarang yang dapat menyebabkan kita terserang penyakit Aids.

·         pergaulan bebas

·         hasil sosialisasi yang tidak sempurna (ketidaksanggupan menyerap norma-norma kebudayaan)
menurut teori sosialisasi, perilaku manusia baik yang menyimpang maupun yang tidak dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Apabila norma-norma yang diterpkan dalam lingkungan sudah baik namun anak remaja tidak dapat menyerap norma tersebut dengan baik dan malah  menyimpang. Penyimpangan ini dapat terjadi karena factor meniru temannya yang tidak baik.
·         dorongan untuk meniru-niru dampak negative dari modernisasi
anak remaja zaman sekarang sangat peka padakehidupan modernisasi, namun terkadang ada anak remaja yang hanya bisa ikut-ikutan apa yang sedang trend tanpa mempertimbangkan dampaknya. Seperti anak laki-laki yang  ikut-ikutan merokok sebagai kegayaan. Lama kelaman mereka akan minum-minuman keras, bahkan melakukan hubungan seks. Melakukan hubungan seks merupakan salah satu penyebab penyakit Aids.
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.
B. Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.
C. Metode / Teknik Penularan dan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit yang terluka, terkena darah menstruasi pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma dan Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan badan tanpa kondom atau pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, dan lain sebagainya.

Cairan Tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / tokai / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / air kencing / air pipis / urin / urine

Jangan mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar