welcome

Hai hai hai ...
Blog ini adalah blog yang berisi hal-hal seputar pendidikan, kebahasaan, kesusastraan, percintaan dan umum...

Selamat datang di blog saya ...
Selamat membaca tulisan-tulisan saya ...
Semoga menggugah selera ...
Selera Anda adalah inspirasi saya ...


Oh ya jangan lupa silahkan juga kunjungi ...
*my twitter on https://twitter.com/misy_2014
*my email http://profile.yahoo.com/AKCYPOGQN3Q6NZG52KVHGINC6E/
*my linked in : https://id.linkedin.com/pub/anita-misriyah-missy/a4/9b5/31a
*my ask.fm http://ask.fm/mis_missy
*my instagram : anita_misriyah
*my line : Missy


Thank you all ...

Senin, 26 November 2012

Sistem Pencernaan Makanan


Zat makanan dibedakan menjadi:
1. Zat makanan makro: diperlukan tubuh dalam jumlah besar.
    Misalnya: karbohidrat, lemak, protein, dan air.
2. Zat makanan mikro: diperlukan  tubuh dalam jumlah sedikit
    Misalnya: vitamin dan mineral. 

Fungsi makanan:
  sumber  atau penghasil  energi  atau  tenaga, misalnya karbohidrat, lemak, dan protein.
   sumber pembangun, artinya berfungsi untuk membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Misalnya: protein.
  pengatur  proses-proses  yang  berlangsung  di  dalam  tubuh, misalnya protein, vitamin, dan mineral.
  penting  untuk  pertahanan  tubuh  dari  serangan  berbagai  kuman penyakit.

ZAT MAKANAN
A. Karbohidrat

Senyawa kompleks yang mengandung : C, H, dan O

Dibedakan 3 kelas :
1. Monosakarida
2. Disakarida
3. Polisakarida

Setiap pembakaran 1 gr karbohidrat
à 4 kkal


B. Lemak
1. Mengandung C, H, O
2. Tidak larut dalam air
3. Terdiri atas asam lemak dan gliserol

Fungsi:
Pelindung dan penunjang organ
Pelarut vit. A, D, E  dan K
Pertumbuhan
Pelumas persendian
Pemberi cita rasa makanan
Setiap pembakaran 1 gr lemak
à 9 kkal

ABSORPSI LEMAK
Lemak diet diserap dalam bentuk: kilomikron → diabsorpsi usus halus masuk ke limfe (ductus torasikus) → masuk darah
Kilomikron dalam plasma disimpan dalam jaringan lemak (adiposa) dan hati
Proses penyimpananya: kilomikron dipecah oleh enzim lipoprotein lipase (dalam membran sel) → asam lemak dan gliserol
Didalam sel asam lemak disintesis kembali jadi trigliserida (simpanan lemak)

SIKLUS KREBS
Description: http://4.bp.blogspot.com/_5BgM7JvZH8c/S0fDjD2aMDI/AAAAAAAAAII/ceIcJk7Xu7Q/s320/Siklus+Kreb+3.JPG

C. PROTEIN
Unsur  :  C, H, O, N, kadang à S dan P

Fungsi :
n  Zat pembangun:
    pembentuk sel baru dan pemelihara jar. tubuh
n  Zat pengatur:
    pengatur proses tubuh, menghasilkan enzim,  hormon,
    antibodi
n  Zat tenaga:   sumber energi
Setiap pembakaran 1 gr protein à 4 kkal
n  Asam amino dibedakan: asam amino esensial dan asam amino non esensial
n       Asam amino esensial: T2L2V HAMIF (treonin, triptofan, lisin, leusin, valin → histidin,  arginin, metionin, isoleusin, fenilalanin)
n  ·    Asam amino non esensial: SAGA SATGAP (serin, alanin, glisin, asparadin → sistein,  asam aspartat, tirosin, glutamin, asam glutamat,prolin )

D. AIR
Air  diperlukan  oleh  setiap  sel  dan  jaringan.

Fungsi
1)  pelarut senyawa-senyawa lainnya,
2)    mengangkut zat lain dari sel satu ke sel yang lain atau dari jaringan satu  ke jaringan lainnya, dan
3)      menjaga stabilitas suhu tubuh.
  Air yang diperlukan  tubuh dapat diperoleh  langsung dari air minum dan sebagian lagi diperoleh dari bahan makanan, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

LAMBUNG
n  terdiri atas tiga daerah, yaitu
            a. kardiak (bagian atas dekat dengan hati),
            b. fundus (bagian tengah yang menggantung),
            c. pilorus (bagian bawah dekat dengan usus halus).
n  bagian dalam dinding almbung menghasilkan lendir, fundus menghasilkan getah lambung yang mengandung air, ion-ion, musin, dan HCl
n  terdapat sel zimogen berfungsi untuk menyekresikan pepsinogen
n  renin untuk menggumpalkan kasein
n  gastrin memicu produksi getah lambung


USUS HALUS
Terbagi atas tiga bagian, yaitu
         usus dua belas jari atau duodenum;
         usus kosong atau yeyunum;
         usus penyerapan atau ileum.

Berfungsi untuk:
          Menyelesaikan pencernaan secara kimiawi
          Menyerap hasil akhir
          Mensekresikan hormon tertentu misalnya:
  sekretin memacu kelenjar pankreas untuk menyekresikan getahnya; kolesistokinin merangsang 
  empedu untuk mengeluarkan bilus, yang mengandung garam-garam empedu dan bilirubin.

PANKREAS

USUS HALUS
Pada dinding usus halus terdapat banyak sel-sel kelenjar Lieberkuhn.
Getah ini bersifat basa, mengandung enzim antara lain:
     erepsinogen, yaitu  proteinase yang belum aktif karena pengaruh enterokinase  usus, erepsinogen diaktifkan menjadi erepsin,  berfungsi untuk menghidrolisis pepton menjadi asam amino;
     disakarase (sukrase, laktase, dan maltase) berfungsi untuk menghidrolisis disakarida menjadi monosakarida;
     lipase usus, berfungsi untuk menghidrolisis emulsi lemak menjadi asam lemak dan gliserol;
     enterokinase merupakan aktivator yang berfungsi untuk mengaktifkan
            enzim yang belum aktif  (prekursor) menjadi enzim yang aktif, misalnya tripsinogen  diaktifkan 
            menjadi  tripsin,  erepsinogen  diaktifkan menjadi erepsin.


GANGGUAN
         Parotitis atau infeksi pada kelenjar parotis. Gangguan ini sering disebut penyakit gondong.
         Xerostomia adalah produksi ludah yang amat sedikit.
         Timbulnya  radang (ulkus) pada dinding  lambung.
         Rusaknya sel-sel kelenjar getah lambung.
         Kolik, akibat makan  terlalu  banyak  atau  karena pengaruh  alkohol  dan  cabai.
         Bila gerakan peristaltik dinding usus cepat maka penyerapan air lambat, akibatnya menimbulkan diare. Sebaliknya, bila gerakan peristaltik dinding usus sangat  lambat maka dorongan makanan juga  lambat. Penyerapan air yang cukup tinggi  menyebabkan feses keras,  timbulah  sembelit atau konstipasi.
         Radang selaput rongga perut atau peritonitis,
         Radang umbai cacing atau apendiksitis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar