welcome

Hai hai hai ...
Blog ini adalah blog yang berisi hal-hal seputar pendidikan, kebahasaan, kesusastraan, percintaan dan umum...

Selamat datang di blog saya ...
Selamat membaca tulisan-tulisan saya ...
Semoga menggugah selera ...
Selera Anda adalah inspirasi saya ...


Oh ya jangan lupa silahkan juga kunjungi ...
*my twitter on https://twitter.com/misy_2014
*my email http://profile.yahoo.com/AKCYPOGQN3Q6NZG52KVHGINC6E/
*my linked in : https://id.linkedin.com/pub/anita-misriyah-missy/a4/9b5/31a
*my ask.fm http://ask.fm/mis_missy
*my instagram : anita_misriyah
*my line : Missy


Thank you all ...

Selasa, 18 Desember 2012

Artikel Terbaru Tentang Pembelajaran Nilai Estetika


PEMBELAJARAN NILAI ESTETIKA TEKS LAGU ALBUM         
CINTA AKU GILA KARYA T2 DENGAN PENDEKATAN PAIKEM PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 SEMARANG TAHUN AJARAN 2011/2012


Oleh:
Anita Misriyah
NPM 08410204


Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari. Karena bahasa merupakan media yang sangat penting untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bertukar pikiran, dan pengalaman saling berinteraksi dengan orang lain dilakukan dengan menggunakan bahasa. Penggabungan karya sastra ke dalam pengajaran bahasa (Indonesia) memang wajar dan dapat dimengerti, sebab bahasa merupakan sarana pengucapan sastra, Bahasa merupakan salah satu bentuk sastra yang sangat penting. Khususnya karya sastra yang berwujud puisi. Wujud sastra adalah bahasa. Sastra merupakan karya seni yang bermediakan bahasa yang unsur-unsur keindahan menonjol seperti karya sastra puisi/teks lagu.
Menurut Shipley (dalam Ratna, 2007:3-4) secara etimologis  estetika berasal dari bahasa Yunani, yaitu aistheta, yang diturunkan juga dari aishete (hal-hal yang bisa ditanggapi dengan indra). Dalam pengertian luas, berarti menilai suatu objek dengan kepekaan pancaindra sebagai sensitivitas. Dalam bahasa Indonesia menjadi estetikus, estetis, dan estetika yang masing-masing orang yang ahli dalam bidang keindahan, bersifat keindahan dan keindahan itu sendiri. Estetika juga berkaitan dengan genre, yakni puisi, prosa, dan drama. Estetika dalam sastra yang paling banyak ditunjukkan melalui puisi/teks lagu. Misalnya melalui unsur-unsur seperti sajak, rima dan keseluruhan gaya bahasanya yang mendominasi. Keindahan dalam sebuah puisi sering disebut karya seni yang bersifat prismatis atau tidak transparan yang artinya menimbulkan berbagai penafsiran makna.
Berkaitan dengan lagu yang bertemakan nilai estetika dalam Album Cinta Aku Gila Karya T2 adalah penggarang dengan teks lagu identik dengan keindahan disetiap karya teks lagunya, hal ini bisa terlibat disetiap makna kata dalam baris dan hubungan pertalian antara bait kesatu dengan bait yang lain. T2 adalah sebuah grup vokal duo Indonesia yang dibentuk pada tahun 2007. Personil mereka terdiri dari Tika dan Tiwi. Keduanya adalah jebolan Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2005. Sebagai grup duo keduanya telah merilis album perdana, OK (2007) dengan lagu andalan berjudul sama. Album debut mereka mampu menyabet Platinum Award,  dengan jumlah penjualan yang sampai bulan Mei 2008 menembus 125 ribu kopi dan RBT 734 ribu. T2 juga dinobatkan sebagai Duta Anti Pembajakan
Analisis nilai estetika dalam teks lagu album Cinta Aku Gila karya T2 dapat dijadikan bahan pembelajaran sastra pada siswa SMA Kelas X Semester Genap dalam aspek berbicara yakni berstandar kompetensi mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi dan berkompetesi dasar membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran dan imajinasi melalui diskusi. Dunia pendidikan memerlukan estetika, sebab keindahan sangat diperlukan bagi manusia khususnya siswa. Energi keindahan seperti irama, musik dan gaya bahasa dalam karya sasta membangitkan energi jasmani dan rohani. Diperlukan untuk membangun kehidupan yang cerdas, kompetitif, terampil, kaya ilmu pengetahuan dan wawasan, berbudi pekerti luhur, berderajat mulia, lebih mencintai dan menghargai keindahan karya sastra. Hal ini menjadi tugas seorang pendidik. Dalam proses pembelajaran, guru harus mampu mengemas pembelajaran apresiasi sastra secara menarik dan tidak membosankan sehingga peserta didik lebih memahami dan menghargai nilai keindahan karya sastra bangsa Indonesia.
Proses Pembelajaran di sekolah masih cenderung berpusat pada guru. Pembelajaran sastra masih berorientasi kepada penguasaan materi, siswa hanya menghafal materi. Pembelajaran seperti ini memang terbukti berhasil dalam kompetensi mengingat dalam jangka pendek, tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan masalah dalam kehidupan jangka panjang. Pembelajaran berbasis PAIKEM diyakini dapat membantu siswa tidak hanya mampu menyerap pengetahuan, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuannya dalam memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran PAIKEM membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir tahap tinggi, berpikir kritis dan berpikir kreatif (Jauhar, 2011:1).
Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan siswa maupun guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Semarang menyatakan bahwa pembelajaran nilai estetika teks lagu masih langka di sekolah dan keindahan sebuah puisi/teks lagu yang bersifat transparan menimbulkan berbagai penafsiran makna yang membuat siswa susah untuk memahami maknanya, sehingga menyebabkan kemampuan siswa dalam menentukan nilai estetika puisi/teks lagu masih rendah. Serta gaya guru mengajar materi puisi yang masih cenderung kurang bervariasi. Berdasarkan uraian tersebut, perlu dilakukan penelitian tentang pembelajaran nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2011/2012.
Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi (1) bagaimanakah nilai estetika teks lagu dalam album Cinta Aku Gila karya T2? dan (2) bagaimanakah pembelajaran nilai estetika teks lagu dalam album Cinta Aku Gila karya T2 dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk  (1) mendiskripsikan nilai estetika teks lagu dalam Album Cinta Aku Gila karya T2 dan (2) mendiskripsikan pembelajaran nilai estetika teks lagu dalam album Cinta Aku Gila karya T2 dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang. Manfaat penelitian ini yaitu manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritisnya dapat menambah pengetahuan dan memperkuat teori-teori yang berkenaan dengan nilai estetika pada teks lagu dalam album Cinta Aku Gila Karya T2 dan pendekatan PAIKEM. Manfaat praktis bagi guru dapat meningkatkan kreativitas, profesionalitas guru kaitanya dalam proses pembelajaran nilai estetika teks lagu, bagi siswa memberikan solusi dalam mengatasi kesulitan menganalisis isi puisi/teks lagu pada siswa kelas X Semester Genap SMA Negeri 2 Semarang, serta mempermudah siswa guna memahami segala hal tentang nilai estetika. Bagi sekolah dapat mendorong guru-guru di sekolah agar lebih kreatif dalam mengajar. Dapat dijadikan sebagai pijakan awal untuk melanjutkan penelitian yang telah ada kearah penelitian yang lebih sempurna
Teori yang melandasi penelitian ini meliputi teori Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA Berdasarkan KTSP, Teori Pembelajaran, Teori Puisi, Nilai Estetika, Pendekatan Pembelajaran PAIKEM, dan Kerangka Berpikir. Pembelajaran berdasarkan makna leksikal berarti proses, cara, perbuatan mempelajari. Perbedaan esensil istilah dengan pengajaran adalah pada tindak ajar. Pada pengajaran guru mengajar, peserta didik belajar, sementara pada pembelajaran guru mengajar diartikan sebagai upaya guru mengorganisasi lingkungan terjadinya pembelajaran (Suprijono, 2011:13). Berikutnya secara etimologis, estetika berasal dari bahasa Yunani, yaitu aistheta, yang diturunkan juga dari aishete (hal-hal yang bisa ditanggapi dengan indra). Dalam pengertian luas, berarti menilai suatu objek dengan kepekaan pancaindra sebagai sensitivitas (Ratna, 2007:3). Untuk pengertian teks lagu adalah kata-kata asli dari pengarang tentang ungkapan perasaan yang dimilkinya dan terdapat ragam suara yang berirama. Nyanyian-nyanyian yang banyak dilakukan adalah contoh puisi yang populer. Bahasanya yang mudah dimengerti kerena pendengar harus memahami isi lagu yang didengarkan (Waluyo, 2003:2). Serta PAIKEM ialah pendekatan mengajar (approach to teaching) yang digunakan bersama metode tertentu dan pelbagai media pengajaran yang disertai penataan lingkungan sedemikian rupa agar proses pembelajaran menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (Jauhar, 2011:150).
Memang orang tidak akan  memahami puisi/teks lagu secara sepenuhnya tanpa mengetahui dan menyadari bahwa puisi itu karya estetis yang bermakna, yang mempunyai arti, bukan sesuatu yang kosong tanpa makna. Maka dari itu, dalam pembelajaran di sekolah untuk mengerti dan memahami nilai estetika teks lagu dibutuhkan suatu cara yang tepat, supaya siswa mampu bekerjasama antara yang satu dengan yang lain. Karena dengan begitu setiap siswa akan merasa lebih terbantu dan saling tukar pikiran dalam pembelajaran memahami isi sebuah puisi guna menentukan nilai estetika secara berkelompok. Dalam proses pembelajaran, guru harus mampu mengemas pembelajaran secara menarik dan tidak membosankan sehingga peserta didik lebih memahami dan menghargai nilai keindahan karya sastra bangsa Indonesia.
Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan adalah pendekatan PAIKEM. Suatu pendekatan pengajar yang digunakan bersama metode tertentu dan pelbagai media pengajaran yang disertai penataan lingkungan sedemikian rupa sehingga pembelajaran menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pendekatan pembelajaran ini lebih menekankan kerja kelompok dalam menganalisis sebuah masalah. Siswa diharapkan lebih mudah dalam memahami nilai estetika teks lagu, karena di sini siswa dituntut kerjasama dan tukar pikiran dalam memahaminya. Dengan beberapa hal tersebut, maka diharapkan pembelajaran nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 relevan untuk digunakan dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang Tahun Ajaran 2011/2012.
Jenis pendekatan sastra dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan objektif karena penganalisis memandang karya sastra sebagai keutuhan makna. Menganalisis unsur-unsur yang berada didalam karya sastra tersebut. Beerikutnya enelitian ini menggunakan variabel terikat dan bebas. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi yakni Pembelajaran Nilai Estetika Teks Lagu dalam Album Cinta Aku Gila Karya T2. Sedangkan variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi yakni pendekatan PAIKEM. Selanjutnya populasi dalam penelitian ini adalah semua teks lagu yang terdapat dalam Album Cinta Aku Gila karya T2 yang berjumlah 11 lagu (sebagai objek penelitian), diantaranya  Bibi, Ku Punya Pacar, Para Lelakiku, Cinta Aku Gila, Tak Jodoh, Kenapa Mau Denganku, Stop Baby, Tell Me, dan Punya Limit, Mata Lelaki, dan Hello Baby. Kemudian subjek penelitiannya adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2011/2012. Sedangkan ciri spesifik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah dengan cara mencari teks lagu yang bernuansa indah. Melalui ciri tersebut sampel yang dipilih dalam penelitian ini meliputi 3 teks lagu yang diambil dalam Album Cinta Aku Gila karya T2. Teks lagu tersebut yang berjudul Cinta Aku Gila, Tak Jodoh, dan Bibi. Kemudian subjek penelitiannya ialah mengambil sampel siswa kelas X-9 SMA Negeri 2 Semarang.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa berbentuk tugas-tugas yang dikerjakan siswa untuk mendapatkan data tentang kemampuan siswa menemukan nilai estetika baik secara kelompok maupun individu. Sedangkan teknik nontes berupa kepustakaan, lembar observasi baik pada pertemuan petama maupun kedua, angket untuk siswa maupun guru dan dokumentasi. Bertujuan untuk memperoleh informasi tentang tingkah laku kognitif untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Berikutnya Teknik analisis data meliputi metode analisis dan deskriptif. Metode analisis digunakan untuk menganalisis nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2, metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan data-data kualitatif dari lembar observasi, angket dan kemampuan siswa menemukan nilai estetika. Data tersebut dijabarkan dalam bentuk kata-kata, kemudian dikerucutkan dan ditarik kesimpulan. Untuk data yang diperoleh dari angket atau responden siswa dan kemampuan siswa menemukan nilai estetika teks lagu dihitung dengan rumus persentase  dan  
Dalam penelitian ini ditemukan kajian nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila karya T2 meliputi keindahan fenomena penuh bunga-bunga dan aroma, keindahan seperangkat bahasa, dan keindahan unsur-unsur pembangun sastra. Selanjutnya ditemukan sifat-sifat baik/keindahan di dalamnya karena ada unsur kesatuan setiap bait puisi, kerumitan yang menimbulkan makna kabur, dan kesungguhan yang menjadikan puisi tersebut memiliki kualitas yang menonjol. Serta ditemukan ragam bentuk nilai estetis. Ada ragam inderawi, ragam bentuk, dan ragam perserikatan. Nilai Estetika teks lagu album Cinta Aku Gila karya T2 mengungkapkan setiap keindahan yang terdapat pada setiap kata-kata dalam teks dan terkandung berbagai masalah kehidupan khususnya dalam hal percintaan yang menimbulkan pengalaman estetis. Secara keseluruhan mengungkapkan tentang kisah cinta dengan berbagai permasalahan yang terkadang hampir mirip, namun berbeda cara pengungkapannya. Teks lagu Cinta Aku Gila mengungkapkan kekuatan cinta seseorang yang sangat dalam terhadap seseorang yang sangat dikasihinya, Sedangkan teks lagu Tak Jodoh mengungkapkan kerelaan seseorang dalam menerima takdir cinta yang tidak berjodoh dengan kekasihnya. Dan teks Lagu Bibi menceritakan kebangkitan seseorang dari pengalaman pahitnya gagal bercinta.
Pembelajaran nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X-9 SMA Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2011/2012 meliputi 3 aspek yaitu penerapan pembelajaran itu sendiri yang didapat dari lembar observasi bertujuan untuk mengamati pembelajaran nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 dengan pendekatan PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang dari awal hingga akhir pembelajaran baik pada pertemuan pertama maupun kedua dengan berbagai hambatan-hambatan yang dihadapi beserta langkah tepat menentukan solusinya. Selanjutnya respon siswa dan guru yang memberikan respon positif terhadap penelitian ini. Siswa menjadi aktif dan semakin antusias dalam belajar. Siswa merasa senang dan tertarik karena merasa mendapat pembelajaran baru yang belum pernah mereka dapatkan di sekolah. Serta kemampuan  siswa menemukan nilai estetika secara individu maupun kelompok. Rata-rata nilai diskusi kelompok mencapai 87,00 dan nilai individu mencapai 84,81. Nilai-nilai tersebut termasuk kategori baik dan sudah tuntas. Tidak ada siswa yang tidak tuntas. Sehingga dapat disimpulkan pembelajaran nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 dengan pendekatan  PAIKEM pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarang Tahun Ajaran 2011/2012 dapat dikatakan berhasil dan dapat diterima.
Saran yang dapat diberikan adalah guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kiranya dapat membelajarkan nilai estetika teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2 dengan pendekatan PAIKEM karena dapat meningkatkan profesionalitas dan kinerja guru, menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Hendaknya guru dapat mengembangkan materi agar menarik minat siswa untuk belajar, seperti teks lagu album Cinta Aku Gila Karya T2. Untuk siswa kiranya dapat mengembangkan kreativitasnya dan lebih mengasah kemampuannya. Hendaknya siswa lebih mencintai dan menghargai karya sastra khususnya puisi/teks lagu, karena di dalamnya terdapat nilai-nilai estetika/keindahan-keindahan tersendiri. Bagi para peneliti lain yang menekuni bidang penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia kiranya dapat melakukan penelitian-penelitian pengembangan yang lebih lanjut mengenai pembelajaran nilai estetika teks lagu dengan pendekatan PAIKEM. Dapat dijadikan sebagai pijakan awal untuk melanjutkan penelitian yang telah ada kearah penelitian yang lebih sempurna guna meningkatkan prestasi siswa dan mutu pendidikan.


DAFTAR PUSTAKA

      Jauhar, Mohammad. 2011. Implementasi PAIKEM. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
      Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

     Suprijono, Agus. 2011. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
       Waluyo, Herman. 2003. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.       

       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar