welcome

Hai hai hai ...
Blog ini adalah blog yang berisi hal-hal seputar pendidikan, kebahasaan, kesusastraan, percintaan dan umum...

Selamat datang di blog saya ...
Selamat membaca tulisan-tulisan saya ...
Semoga menggugah selera ...
Selera Anda adalah inspirasi saya ...


Oh ya jangan lupa silahkan juga kunjungi ...
*my twitter on https://twitter.com/misy_2014
*my email http://profile.yahoo.com/AKCYPOGQN3Q6NZG52KVHGINC6E/
*my linked in : https://id.linkedin.com/pub/anita-misriyah-missy/a4/9b5/31a
*my ask.fm http://ask.fm/mis_missy
*my instagram : anita_misriyah
*my line : Missy


Thank you all ...

Rabu, 15 Juni 2011

buku kuu

BAB I
PENDIDIKAN
C. MENULIS DAFTAR PUSTAKA DAN CATATAN KAKI
Standar kompetensi : Mengungkapkan informasi dalam bentuk proposal, surat dagang, karangan
Kompetensi Dasar : Melengkapi karya tulis dengan daftar pustaka dan
catatan kaki
Indikator : Dapat menentukan topik atau gagasan yang akan dikembangkan dalam karya tulis (berdasarkan pengamatan atau penelitian)
Dapat menyusun kerangka karya tulis
Dapat mengembangkan kerangka menjadi karya tulis, dengan dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki
Dapat menyunting karya tulis yang dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki karya sendiri atau karya teman
Materi pokok : Kerangka karya tulis
Daftar pustaka
Catatan kaki


Dalam pelajaran ini, Anda diharapkan dapat menentukan topik atau gagasan yang akan dikembangkan dalam karya tulis (berdasarkan pengamatan atau penelitian). Anda pun diharapkan dapat menyusun kerangka karya tulis dengan dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki. Selanjutnya, Anda dituntut untuk menyunting karya tulis yang dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki karya sendiri atau karya temanberdasarkan struktur kalimat dan ejaan yang disempurnakan. Apa jadinya dunia jika karya ilmiah tidak ada? Dengan karya ilmiah, kita dapat mengetahui karya tulis orang lain sekaligus menghargai karya tulis orang lain. Ada beragam sumber rujukan yang dapat diambil dari pengetahuannya. Selain itu, memahami dan mengenal sumber rujukan akan membawa Anda dalam keyakinan bahwa ilmu terus berkembang. Oleh sebab itu, kita menjaga dan mengembangkannya dengan menulis.



1. Menentukan topik atau gagasan yang akan dikembangkan dalam karya tulis (berdasarkan pengamatan atau penelitian)
Menemukan gagasan merupakan masalah mendasar dan menuntut penulis memeras otak untuk menemukan ide yang layak untuk ditulis. Untuk menemukan ide baru, Anda tidak perlu menjadi pemikir ulung atau jenius. Kita cukup membuka mata dan telinga terhadap segala sesuatu yang terjadi disekitar kita. Realitas kehidupan yang Anda hadapi bersama dengan orang-orang yang Anda jumpai adalah sumber ide yang banyak. Macam-macam gagasan :
- Gagasan deskriptif
Penulis mendeskripsikan tempat, kejadian, atau masalah tertentu dalam format yang bebas.
- Gagasan Kritis
Penulis memisahkan antara yang salah dan yang benar serta memberikan penilaian yang baik atau buruk.
- Gagasan Komparatif
Penulis membuat perbandingan antara dua periode, masa atau peristiwa.
- Gagasan Historis
Gagasan yang diambil dari sejarah –peristiwa, pelaku, masalah, bukti, buku, dan lokasinya- dijadikan sebagai sebuah topic yang menarik dan menggugah kesadaran pembaca.
- Gagasan Direktif
Gagasan yang memberikan pengarahan dan ajakan untuk melakukan sesuatu.

Kupas (aKU PAsti biSa) 1
Carilah artikel di surat kabar maupun majalah, kemudian carilah gagasanatau topiknya !

Kipas (KamI PAsti biSa) 1
Diskusikanlah jawaban Anda dengan teman Anda!

Jembatan 3 L
Buatlah sebuah paragraph yang mengandung gagasan atau topic utama dalam kehidupan sehari-hari!


2. Menyusun kerangka karya tulis
kerangka karya tulis terdiri dari:
1. judul : judul pendahuluan adalah nama karangan. halaman judul pendahuluan tidak mengandung apa-apa kecuali mencantumkan judul karangan atau judul buku. judul karangan atau judul buku ditulis dengan huruf kapital.
2. lembar pengesahan : halaman pengesahan digunakan sebagai pembuktian bahwa karya ilmiah yang telah ditanda-tangani oleh pembimbing, pembaca/penguji, dan ketua jurusan telah memenuhi persyaratan administratif sebagai karya ilmiah.
3. abstrak/ringkasan : gambaran umum karya tulis
4. kata pengantar : bagian karangan yang berisi penjelasan mengapa menulis sebuah karangan. berisi ucapan syukur kepada tuhan yang maha esa.
5. daftar isi : berfungsi untuk merujuk nomor halaman judul bab, sub-bab, dan unsur- unsur pelengkap dari sebuah buku yang bersangkutan.
6. daftar tabel : berisi tabel apabila diperlukan.
7. daftar gambar : berisi gambar-gambar
8. daftar istilah dan atau daftar singkatan [kalau ada]
9. bab i pendahuluan (latar belakang, identifikasi masalah, maksud dantujuan, kegunaan penelitian, kerangka pemikiran)
10. bab ii tinjauan pustaka
11. bab iii bahan dan metode penelitian (bentuk penelitian, subjek penelitian, ukuran sampel, definisi operasional, variabel penelitian, prosedur penelitian, cara pemeriksaan/pengukuran, analisis data, tempat dan waktu penelitian, jadwal penelitian, alur penelitian)
12. bab iv hasil penelitian dan pembahasan
13. bab v kesimpulan dan saran : bagian terakhir atau penutup dari isi karangan, dan juga merupakan bagian terpenting sebuah karangan ilmiah.
14. daftar pustaka : daftar yang berisi judul buku, artikel, dan bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah atau sebagian karangan.
15. lampiran : berisi lampiran-lampiran tertentu. misalnya sinapsis, selayang pandang, dll.

Kupas (aKU PAsti biSa) 2
Buatlah sebuah karya tulis sesuai dengan kerangka karangan karya tulis diatas!

Kipas (KamI PAsti biSa) 2
Buatlah kelompok minimal 2 orang untuk mendiskusikan karya tulis yang Anda buat.

Jembatan 3 L
Suruhlah temanmu untuk mengamati karya tulis Anda.

3. Mengembangkan kerangka menjadi karya tulis, dengan dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki
DAFTAR PUSTAKA
 Pengertian Daftar Pustaka
Menurut Gorys Keraf (1997 :213) yang dimaksud dengan bibliografi atau daftar pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sehagian dan karangan yang tengah digarap.
 Unsur-Unsur Daftar Pustaka
(1) Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
(2) Judul Buku, termasuk judul tambahannya.
(3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
(4) Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid. nomor dan tahun.
 Contoh daftar pustaka
• Yogaswara, Yogi. 2000. Teknik Menulis Cerita Anak. Bandung : CV Aneka.
• Sugono, Dendy dkk. 2003. Kamus Bahasa Indonesia. Sekolah Dasar. Jakarta: Gramedia.
• Warsidi, Edi dan Eriyandi Budiman. 1999. Teknik Menulis Naskah Film untuk Anak-Anak. Bandung: Katarsis.
CATATAN KAKI
 Pengertian catatan kaki
Karya tulis ilmiah membutuhkan dokumentasi untuk memudahkan penulis menyatakan serta mengakui jasa para penulis lainnya. Selain itu, dokumentasi ini bertujuan agar para pembaca menguji atau memeriksa sumber informasi. Dokumentasi ini biasanya berbentuk catatan kaki.
 Fungsi Catatan Kaki
1. Catatan kaki dicantumkan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai
penghargaan terhadap karya orang lain.
2. Pemakaian
a) pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di
dalam reks atau sebagai petunjuk sumber;
b) tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika
dimasukkan di dalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan pula;
c) referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman
berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan;
d) tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang
lain.
3. Penomoran
Penomoran catatan kaki dilakukan dengan menggurakan angka Arab (1, 2 dan seterusnya) di belakang bagian yang diberi catatan kaki, agak ke atas sedikit tanpa memberikan tanda baca apapun. Nomor itu dapat berurut untuk setiap halaman, setiap bab, atau seluruh tulisan
4. Penempatan
Catatan kaki dapat ditempatkan langsung di belakang bagian yang diberi keterangan ( catatan kaki langsung) dan diteruskan dengan teks.
 Contoh catatan kaki
 53Skinner, Charles E., Essential Of Education Psychology, American Company
Ltd., Tokyo, Japan, 1958, p.,7.
 54Cronbach, L.E., op.cit., p.p., 48-52
 2 Stuart Baur, "First Message from the Planet of the Apes", New Yorker, 24 Feb. 1975, pp. 30—37.

Kupas (aKU PAsti biSa) 3
Lengkapilah karya tulis Anda dengan daftar pustaka dan catatan kaki, Perhatikanlah cara penyusunan dan penulisannya!

Kipas (KamI PAsti biSa) 3
Tukarkanlah hasil pekerjaan kelompok Anda itu dengan kelompok teman Anda!

Jembatan 3 L
Lakukan penyuntingan penggunaan tanda baca, ejaan, dan ketepatan penulisan daftar pustaka dan catatan kaki.


4. Menyunting karya tulis yang dilengkapi daftar pustaka dan catatan kaki karya sendiri atau karya teman
Ketika Anda menyunting karya ilmiah sebetulnya amat dekat persamaannya saat menyunting karya yang lain, seperti karya jurnalistik atau reportase perjalanan. Perbedaannya, penyuntingan karya ilmiah mengikuti metode ilmiah yang terdiri atas langkah-langkah untuk mengorganisasi dan mengatur gagasan via garis pemikiran konseptual dan prosedural yang disepakati oleh para ilmuwan. Penyuntingan karya jurnalistik mengikuti metode jurnalistik seperti apa informasi terbaru yang disampaikan, siapa yang menerima isi pernyataan atas info terbaru, di mana peristiwa terjadi, kapan peristiwa berlangsung, mengapa isi pernyataannya segera disampaikan, bagaimana cara penyampaian, dan sisi-sisi kemanusiaan yang menjadi kebijakan isi redaksi. Berikut ini penyuntingan karya ilmiah dan cara mempelajari dengan pendekatan karya jurnalistik atau yang sering disebut sebagai KARYA ILMIAH POPULER.


Syarat utama karya ilmiah harus ditulis secara jujur dan akurat berdasarkan kebenaran tanpa mengingat akibat. Kebenaran dalam karya ilmiah adalah kebenaran objektif-positif, sesuai dengan data dan fakta di lapangan, dan bukan kebenaran normatif.
Hasil-hasil karya ilmiah yang biasa ditulis oleh peneliti, selain makalah dan skripsi, Anda tentu sering juga mendengar nama lain, seperti kertas kerja, laporan penelitian, tesis, dan disertasi. Istilah-istilah itu dipakai untuk memberi nama suatu karya tulis yang bersifat ilmiah. Semua jenis karya ilmiah selalu menyajikan hasil kegiatan penelitian tentang suatu pokok masalah berdasarkan data dan fakta di lapangan. Karya-karya ilmiah ini disusun berdasarkan metode ilmiah yangmenyajikansuatu topik secara sistematis dan dilengkapi dengan fakta.

Kupas (aKU PAsti biSa) 4
Suntinglah karya tulis teman Anda dalam penulisan daftar pustaka dan catatan kakinya!

Kipas (KamI PAsti biSa) 4
Tukarkanlah hasil pekerjaan kelompok Anda itu dengan kelompok teman Anda!

Jembatan 3 L
Lakukan penyuntingan penggunaan tanda baca, ejaan, dan ketepatan penulisan daftar pustaka dan catatan kaki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar